TULUNGAGUNG – Dukungan terhadap pelaku UMKM tidak selalu cukup hanya dengan menyediakan pembiayaan. Bagi Triningsih, pemilik toko sembako di Desa Tunggulsari, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, pendampingan juga menjadi bagian penting dalam perjalanan mengembangkan usaha.
Toko sembako yang berlokasi di Dusun Mekarsari RT 05 RW 02 itu telah menjadi sumber usaha Triningsih dalam melayani kebutuhan sehari-hari masyarakat sekitar. Namun, sebelum memperoleh dukungan pembiayaan, pertumbuhan bisnisnya masih berlangsung secara perlahan.
Kesempatan untuk mendorong usaha datang pada 2023 ketika Triningsih menjadi nasabah Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI. Akses pembiayaan tersebut kemudian berjalan beriringan dengan pendampingan yang diberikan BRI.
Bagi Triningsih, kombinasi antara modal dan pendampingan memberikan perubahan dalam perjalanan usahanya. Ia mulai melihat perkembangan toko sembakonya bergerak lebih pesat dibanding sebelumnya.
“Dulu usaha saya tetap berjalan, tetapi perkembangannya masih cukup lambat. Setelah mendapatkan KUR dan pendampingan dari BRI, saya merasakan usaha mulai berkembang lebih pesat. Bagi saya, BRI bukan hanya membantu dari sisi modal, tetapi juga mendampingi sehingga saya lebih semangat dan yakin untuk terus mengembangkan usaha,” katanya.
Dukungan tersebut membuat Triningsih semakin optimistis mempertahankan usaha sekaligus membuka peluang pengembangan ke depan. Ia berharap dukungan serupa dapat terus diberikan kepada pelaku usaha kecil lainnya.
“Saya bersyukur mendapatkan dukungan KUR dari BRI. Harapan saya tentu usaha ini bisa terus berkembang. Semoga BRI juga terus mendampingi pelaku usaha kecil seperti kami agar semakin banyak UMKM yang memiliki kesempatan untuk maju,” tambah Triningsih.
Pgs. Branch Office Head BRI Tulungagung Mochamad Agus Mirwan mengatakan, pendampingan menjadi salah satu aspek yang tidak dapat dipisahkan dari upaya pemberdayaan UMKM.
“KUR menjadi salah satu instrumen penting untuk membuka akses pembiayaan bagi pelaku usaha. Namun bagi BRI, hubungan dengan nasabah tidak berhenti ketika pembiayaan diberikan. Pendampingan menjadi bagian penting agar pelaku UMKM memiliki ruang yang semakin besar untuk mengembangkan usahanya,” ujar Agus.
Menurutnya, kedekatan dengan pelaku usaha diperlukan agar kebutuhan dan tantangan yang dihadapi UMKM dapat dipahami dengan lebih baik.
“Kami tentu bangga ketika dukungan yang diberikan BRI dapat ikut menjadi bagian dari perkembangan usaha nasabah. Triningsih merupakan salah satu pelaku UMKM yang terus berupaya mengembangkan usahanya. Kami berharap perjalanan seperti ini dapat menjadi semangat bagi pelaku usaha lainnya untuk terus tumbuh dan naik kelas,” katanya.
BRI Tulungagung berkomitmen melanjutkan pemberdayaan UMKM melalui pembiayaan dan pendampingan, sehingga pelaku usaha memiliki dukungan untuk menjaga keberlangsungan bisnis sekaligus mengembangkan skala usahanya.















